ITATS Conference Systems, Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan V

Font Size: 
Desain Taman Wisata Alam Hutan Pinus "Ledok Ombo" Di Malang
Mutiara Martha

Last modified: 2017-10-17

Abstract


Mutiara Martha1, Esty Poedjioetami2, Sukarnen3

1Mahasiswa Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

2Dosen Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

3Dosen Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Jalan Arief Rachman Hakim, Nomor 100, Surabaya 60117

Alamat Email Penulis : [email protected]


ABSTRAK

Kabupaten Malang merupakan tempat wisata, namun tidak semua terekspose dan berkembang dengan baik. Salah satunya hutan pinus Ledok Ombo, yang berada di desa Pandansari kecamatan Poncokusumo, kabupaten Malang. Hutan pinus “Ledok Ombo” ini tidak memiliki fasilitas. Pengunjung yang datang hanya untuk berfoto dan menikmati alam. Sehingga potensi akan wisata hutan pinus “Ledok Ombo” menjadi kurang optimal. Oleh karena itu diperlukan sebuah desain dengan penambahan fasilitas  untuk memperkenalkan wisata lokal kepada seluruh masyarakat, dengan pemanfaatan material alam. Untuk mengenalkan potensi alam kepada masyarakat yang datang.

Penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif, sedangkan data diperoleh dengan metode kualitatif. Beragam jenis fasilitas yang dimiliki adalah cottage, outbond, gedung IPTEK, area pantau, kantor, klinik, restoran, caffe, masjid, panggung foto, area petik strawberry, gedung pertunjukkan seni, area berkemah, dan jembatan gantung.

Penerapan tema Arsitektur Berwawasan Lingkungan dipakai untuk mewujudkan desain yang peka dan tanggap terhadap lingkungan. Konsep makro rekreatif digunakan untuk menciptakan desain taman wisata alam yang memiliki unsur rekreasi. Konsep ekspresif pada bentuk, menghasilkan rancangan yang dinamis, dengan transformasi bentuk dari bunga pinus pada bangunan. Konsep adaptif pada ruang, menghasilkan rancangan ruang yang mencitrakan suasana hutan pinus, dengan penerapan warna dan material alam. Konsep informatif pada tata lahan, menghasilkan rancangan sirkulasi yang terarah, dan jelas.

Kata kunci: taman wisata alam,  rekreatif, ekspresif, adaptif, informatif.

Keywords


taman wisata alam, rekreatif, ekspresif, adaptif, informatif.

Full Text: PDF